Senin, 09 Maret 2009

pengertian dan kriteria UKM

Ciri Ciri Usaha UMKM

PENGERTIAN DAN CIRI-CIRI UMKM

Usaha Mikro

Pengertian usaha mikro

Usaha Mikro sebagaimana dimaksud menurut Keputusan Menteri Keuangan No.40/KMK.06/2003 tanggal 29 Januari 2003, yaitu usaha produktif milik keluarga atau perorangan Warga Negara Indonesia dan memiliki hasil penjualan paling banyak Rp.100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per tahun. Usaha Mikro dapat mengajukan kredit kepada bank paling banyak Rp.50.000.000,-.

Ciri-ciri usaha mikro

  • Jenis barang/komoditi usahanya tidak selalu tetap, sewaktu-waktu dapat berganti;
  • Tempat usahanya tidak selalu menetap, sewaktu-waktu dapat pindah tempat;
  • Belum melakukan administrasi keuangan yang sederhana sekalipun, dan tidak memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha;
  • Sumber daya manusianya (pengusahanya) belum memiliki jiwa wirausaha yang memadai;
  • Tingkat pendidikan rata-rata relatif sangat rendah;
  • Umumnya belum akses kepada perbankan, namun sebagian dari mereka sudah akses ke lembaga keuangan non bank;
  • Umumnya tidak memiliki izin usaha atau persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP.

Contoh usaha mikro

  • Usaha tani pemilik dan penggarap perorangan, peternak, nelayan dan pembudidaya;
  • Industri makanan dan minuman, industri meubelair pengolahan kayu dan rotan,industri pandai besi pembuat alat-alat;
  • Usaha perdagangan seperti kaki lima serta pedagang di pasar dll.;
  • Peternakan ayam, itik dan perikanan;
  • Usaha jasa-jasa seperti perbengkelan, salon kecantikan, ojek dan penjahit (konveksi).

Dilihat dari kepentingan perbankan, usaha mikro adalah suatu segmen pasar yang cukup potensial untuk dilayani dalam upaya meningkatkan fungsi intermediasi-nya karena usaha mikro mempunyai karakteristik positif dan unik yang tidak selalu dimiliki oleh usaha non mikro, antara lain :

  • Perputaran usaha (turn over) cukup tinggi, kemampuannya menyerap dana yang mahal dan dalam situasi krisis ekonomi kegiatan usaha masih tetap berjalan bahkan terus berkembang;
  • Tidak sensitive terhadap suku bunga;
  • Tetap berkembang walau dalam situasi krisis ekonomi dan moneter;
  • Pada umumnya berkarakter jujur, ulet, lugu dan dapat menerima bimbingan asal dilakukan dengan pendekatan yang tepat.

Namun demikian, disadari sepenuhnya bahwa masih banyak usaha mikro yang sulit memperoleh layanan kredit perbankan karena berbagai kendala baik pada sisi usaha mikro maupun pada sisi perbankan sendiri.

Usaha Kecil

Pengertian usaha kecil

Usaha Kecil sebagaimana dimaksud Undang-undang No.9 Tahun 1995 adalah usaha produktif yang berskala kecil dan memenuhi kriteria kekayaan bersih paling banyak Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha atau memiliki hasil penjualan paling banyak Rp1.000.000.000,00 (satu milyar rupiah) per tahun serta dapat menerima kredit dari bank maksimal di atas Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) sampai dengan Rp.500.000.000,- (lima ratus juta rupiah).

Ciri-ciri usaha kecil
  • Jenis barang/komoditi yang diusahakan umumnya sudah tetap tidak gampang berubah;
  • Lokasi/tempat usaha umumnya sudah menetap tidak berpindah-pindah;
  • Pada umumnya sudah melakukan administrasi keuangan walau masih sederhana, keuangan perusahaan sudah mulai dipisahkan dengan keuangan keluarga, sudah membuat neraca usaha;
  • Sudah memiliki izin usaha dan persyaratan legalitas lainnya termasuk NPWP;
  • Sumberdaya manusia (pengusaha) memiliki pengalaman dalam berwira usaha;
  • Sebagian sudah akses ke perbankan dalam hal keperluan modal;
  • Sebagian besar belum dapat membuat manajemen usaha dengan baik seperti business planning.
Contoh usaha kecil
  • Usaha tani sebagai pemilik tanah perorangan yang memiliki tenaga kerja;
  • Pedagang dipasar grosir (agen) dan pedagang pengumpul lainnya;
  • Pengrajin industri makanan dan minuman, industri meubelair, kayu dan rotan, industri alat-alat rumah tangga, industri pakaian jadi dan industri kerajinan tangan;
  • Peternakan ayam, itik dan perikanan;
  • Koperasi berskala kecil.

Usaha Menengah

Pengertian usaha menengah

Usaha Menengah sebagaimana dimaksud Inpres No.10 tahun 1998 adalah usaha bersifat produktif yang memenuhi kriteria kekayaan usaha bersih lebih besar dari Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak sebesar Rp10.000.000.000,00, (sepuluh milyar rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha serta dapat menerima kredit dari bank sebesar Rp.500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) s/d Rp.5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah).

Ciri-ciri usaha menengah

  • Pada umumnya telah memiliki manajemen dan organisasi yang lebih baik, lebih teratur bahkan lebih modern, dengan pembagian tugas yang jelas antara lain, bagian keuangan, bagian pemasaran dan bagian produksi;
  • Telah melakukan manajemen keuangan dengan menerapkan sistem akuntansi dengan teratur, sehingga memudahkan untuk auditing dan penilaian atau pemeriksaan termasuk oleh perbankan;
  • Telah melakukan aturan atau pengelolaan dan organisasi perburuhan, telah ada Jamsostek, pemeliharaan kesehatan dll;
  • Sudah memiliki segala persyaratan legalitas antara lain izin tetangga, izin usaha, izin tempat, NPWP, upaya pengelolaan lingkungan dll;
  • Sudah akses kepada sumber-sumber pendanaan perbankan;
  • Pada umumnya telah memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan terdidik.

Contoh usaha menengah

Jenis atau macam usaha menengah hampir menggarap komoditi dari hampir seluruh sektor mungkin hampir secara merata, yaitu:

  • Usaha pertanian, perternakan, perkebunan, kehutanan skala menengah;
  • Usaha perdagangan (grosir) termasuk expor dan impor;
  • Usaha jasa EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut), garment dan jasa transportasi taxi dan bus antar proponsi;
  • Usaha industri makanan dan minuman, elektronik dan logam;
  • Usaha pertambangan batu gunung untuk kontruksi dan marmer buatan.


Usaha Kecil dan Menengah disingkat UKM adalah sebuah istilah yang mengacu ke jenis usaha kecil yang memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp 200.000.000 tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha. Dan usaha yang berdiri sendiri. Menurut Keputusan Presiden RI no. 99 tahun 1998 pengertian Usaha Kecil adalah: “Kegiatan ekonomi rakyat yang berskala kecil dengan bidang usaha yang secara mayoritas merupakan kegiatan usaha kecil dan perlu dilindungi untuk mencegah dari persaingan usaha yang tidak sehat.”

Kriteria usaha kecil menurut UU No. 9 tahun 1995 adalah sebagai berikut:

1. Memiliki kekayaan bersih paling banyak Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) tidak termasuk tanah dan bangunan tempat usaha

2. Memiliki hasil penjualan tahunan paling banyak Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah)

3. Milik Warga Negara Indonesia

4. Berdiri sendiri, bukan merupakan anak perusahaan atau cabang perusahaan yang tidak dimiliki, dikuasai, atau berafiliasi baik langsung maupun tidak langsung dengan Usaha Menengah atau Usaha Besar

5. Berbentuk usaha orang perseorangan , badan usaha yang tidak berbadan hukum, atau badan usaha yang berbadan hukum, termasuk koperasi.

Di Indonesia, jumlah UKM hingga 2005 mencapai 42,4 juta unit lebih.

Pemerintah Indonesia, membina UKM melalui Dinas Koperasi dan UKM, dimasing-masing Propinsi atau Kabupaten/Kta.


Kriteria Jenis Usaha Berdasarkan Jumlah Tenaga Kerja

Kriteria jumlah karyawan berdasarkan jumlah tenaga kerja atau jumlah karyawan merupakan suatu tolak ukur yang digunakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menilai usaha kecil atau besar, sebagai berikut :


Usaha Mikro

Usaha Kecil

Usaha Menengah

Usaha Besar

Jumlah Tenaga Kerja

<>

5-19 orang

20-99 orang

> 100 orang

13 komentar:

  1. bisa jadi tambahan bahan kuliah mf nih^_^

    BalasHapus
  2. terima kasih atas tulisannya...saya terbantu...maaf aku jadiin bahan kuliah ya..^_^

    BalasHapus
  3. sudah ada undang undang yang lebih baru bukan?

    BalasHapus
  4. Kan dah ada UU No. 20 tahun 2008 tentang UMKM

    BalasHapus
  5. wah wah wah makasih banyak yah,.. akhirnya dpt juga bahan buat makalah

    BalasHapus
  6. good....
    mKasih yahhhh
    akhirnya aku bisa kasih penjelasan untuk penyempurnaan PRESENTASI ....

    BalasHapus
  7. ijin.... C.P. nih hehe...
    makasi ya....

    BalasHapus
  8. sorry ya aku copy contoh-contoh ukm-nya ke blog aku coz wat tugas softskill...hehe
    thx ya..

    BalasHapus
  9. maaf mba', boleh dicopy ndak untuk membuat makalah tentang umkm...
    makasih sebelumnya...

    BalasHapus
  10. makasih infonya ya..hhe

    Lam kenal jg..

    BalasHapus
  11. Salam
    Bagus nih, mohon izin saya copas ya..?

    BalasHapus
  12. makasih untuk informasinya....
    by http://adihansamu.blogspot.com

    BalasHapus
  13. SELAMAT TAHUN BARU 2014..
    Informasi yang sangat BERMANFAAT..
    Terima kasih..
    Semoga SUKSES & Salam KENAL dari :
    ==============================

    Paket Usaha Ayam Tulang Lunak “GEROBAKAN”
    ~
    ..Bukan SULAP bukan SIHIR
    Asap di GEROBAK, jadi UANG di KANTONG anda..
    ~
    Paket Usaha Ayam Tulang Lunak “GEROBAKAN” merupakan
    paket usaha kuliner yang mudah dijalankan,
    murah & mempunyai tingkat pengembalian modal yang sangat singkat.
    Hanya dengan Rp. 7.500.000,- Anda sudah dapat menjalankan
    BISNIS KULINER yang terbaik saat ini.
    ~
    Anda akan mendapatkan :
    -. Gerobak
    -. Peralatan masak bakar
    -. Peralatan masak goreng
    -. Kompor, tabung gas & regulatornya
    -. Brosur
    -. Spanduk
    -. Poster
    -. Produk Awal Ayam Tulang Lunak
    -. Kaos
    -. Training (Pelatihan) PELAYANAN (khusus mitra dalam Jabodetabek)
    ~
    Materi inti Training Pelayanan :
    -. Tata cara persiapan pembukaan outlet.
    -. Tata cara membakar & menggoreng ayam tulang lunak
    -. Tata cara menyajikan ayam tulang lunak
    -. Tata cara menyimpan ayam tulang lunak
    ~
    Silakan kunjungi web kami:
    ~
    www.tulanglunakgerobakan.com
    ~
    atau :
    Telpon & HP :
    081318374450 (Telkom)
    08561070103 (Indosat)
    081806396669 (XL)
    021-94946600 (esia)
    021-70264774 (Flexi)
    Kantor: 021-4759274
    PIN BB : 28C97C54
    email : bumi.amrita@ymail.com
    ~
    & dapatkan kemudahan & keterangan lebih lanjut.
    Menu-menu andalan kami adalah :
    1. Ayam Bakar Tulang Lunak
    2. Ayam Goreng Tulang Lunak
    3. Pepes Ayam Tulang Lunak
    4. PepesCeker Tulang Lunak
    5. Bebek Bakar & Goreng
    ~
    Paket Usaha kami berikut menu andalannya telah diliput oleh :
    - Trans TV – Prog Jelang Siang – 28 November 2011 Pk 12.30 WIB
    - ANTV – Program Topik Pagi – 18 Juni 2012 Pk 04.45 WIB -> klik di sini
    dgn URL : http://www.youtube.com/watch?v=WrC1PvqExXc
    ~
    Program Usaha Ayam Tulang Lunak Gerobakan :
    1. Program Dalam Kota
    2. Program Luar Kota ( Program Master Mitra Mandiri)
    Terdiri :
    -. Paket Usaha Standar
    -. Mesin Presto
    -. Training Produksi
    Training Produksi bisa dilakukan di Jakarta atau di tempat mitra.
    Info lebih lanjut bisa dilihat di :
    http://www.tulanglunakgerobakan.com/mfm.html
    ~
    Ingin mencicipi sebelum bermitra ? Silakan order Paket Tester kami yg berisi :
    4 potong ayam tulang lunak (bisa dibakar & digoreng).
    2 pepes ayam tulang lunak
    2 pepes ceker ayam tulang lunak
    2 bebek presto (bisa dibakar & digoreng)
    1 bungkus SAMBAL khas gerobakan
    ~
    Untuk wilayah Jabodetak, kita antar ke tempat calon mitra
    & calon mitra bisa langsung berdiskusi dengan ACCOUNT OFFICER (AO) kami..
    ~
    Tunggu apa lagi, langsung silakan order…
    ~
    SUKSES sudah ada di depan mata kita, AYO BER-WIRAUSAHA !
    ~
    ~

    BalasHapus